Pilih Laman

Cara Merawat Lansia Hipertensi

“Hipertansi dikenal oleh kalangan awam sebagai tekanan darah tinggi”

Z

Menurut pedoman JNC 8 (The Eight Joint National Committee)

Seseorang dikatakan perlu mendapatkan penanganan hipertensi 1-4 minggu setelah pengkajian pertama kali diketahui hipertensi atau tekanan darah masih tetap tinggi.

Z

Tanda & gejala Hipertensi

  • Nyeri kepala berat
  • Rasa pegal dan berat di tengkuk
  • Keletihan napas terengah-engah disertai sesak napas
  • Sulit tidur
  • Telinga berdenging
Z

Dampak Hipertensi

  • Penglihatan menurun
  • Stroke
  • Gangguan gerak & keseimbangan tubuh
  • Penyakit jantung
  • Kematian
Z

Penyebab

  • Hipertensi primer
  • Hipertensi sekunder
Hipertensi Primer

Hipertensi yang tidak diketahui penyebab pastinya (tanpa kelainan organ)

Penyebab terjadinya hipertensi primer ini yaitu :

  • Faktor keturunan
  • Konsumsi natrium tinggi
  • Kegemukan (makan berlebihan)
  • Stress
  • Merokok
  • Meminum alkhohol
Hipertensi Sekunder

Hipertensi sekunder merupakan kondisi hipertensi yang terjadi karena adanya penyakit lain.

Penyakit tersebut diantaranya yaitu penyakit ginjal, kelainan hormonal, penyakit jantung atau berkaitan dengan obat-obatan sepeti kortikosteroid, eritropoetin atau siklosporin dan lain sebagainya.

Pelaksanaan & Terapi Modalitas

  1. Relaksasi napas dalam
  2. Kompres hangat pada tengkuk
  3. Diet rendah garam
Relaksasi napas dalam

Teknik relaksasi napas dalam merupakan suatu bentuk asuhan keperawatan yang mengajarkan klien bagaimana cara menahan inspirasi secara maksimal dan bagaimana menghembuskan napas secara perlahan untuk membuat otot-otot dalam tubuh menjadi rileks.

Teknik relaksasi napas dalam bertujuan untuk menurunkan intensitas nyeri, meningkatkan ventilasi alveoli, mencegah atelectasis paru, meningkatkan efisiensi batuk dan meningkatkan oksigenasi darah.

Tujuan dari relaksasi napas dalam adalah

  • Meningkatkan rasa nyaman pada klien
  • Membantu menurunkan tekanan darah
  • Membantu meningkatkan sirkulasi darah

Persiapan : 

  1. Persiapan alat
  2. Persiapan klien
  3. Persiapan perawat

Persiapan alat :

  • Stetoskop
  • Sphygmomanometer

Persiapan klien :

  • Posisikan badan klien sesuai dengan kenyamanan klien

Persiapan perawat :

  • Rileks
  • Tenang
  • Menguasai kondisi klien

 

Kontraindikasi

Tidak ada kontraindikasi untuk tindakan teknik relaksasi napas dalam

Proses pelaksanaan (Prosedur Teknik relaksasi napas dalam) :

1. Perawatan memperkenalkan diri dan menjelaskan tujuan dari tindakan relaksasi napas dalam

2. Perawatan menyediakan lingkungan yang tenang dan nyaman bagi klien

3. Usahakan klien tetap rileks dan tenang. Klien dapat menutup mata agar tetap bisa berkonsentrasi melakukan Teknik napas dalam

4. Ajarkan klien untuk menarik napas dalam dari hidung dan mengisi paru-paru dengan udara dengan hitungan 1,2,3 kemudian tahan selama 3 detik dan secara perlahan-lahan hembuskan udara melalui mulut

5. Ajarkan klien agar bahu tidak terangkat ke atas Ketika melakukan inspirasi

6. Setelah itu ajurkan klien bernapas dengan irama normal beberapa saat (yaitu 1-2 menit)

7. Kemudian arahkan Kembali klien untuk menarik napas melalui hidung dan menghembuskan melalui mulut secara perlahan-lahan

8. Ajurkan klien untuk mengulangi prosedur hingga nyeri terasa berkurang

9. Ulangi sampai 15 kali, dengan diselingi istirahat singkat setiap 5 kali

Kompres hangat pada tengkuk

Merupakan suatu tindakan untuk menimbulkan efek relaks dengan menurunkan tekanan vascular serebral dan meningkatkan sirkulasi yang bertujuan untuk menghilangkan sakit kepala dan komplikasinya

Tujuan dari kompres hangat pada tengkuk adalah

Untuk memperlancar sirkulasi darah dan merelaksasi

Persiapan

  1. Persiapan alat
  2. Persiapan klien
  3. Persiapan perawat

Persiapan alat :

  • Handuk kecil
  • Air panas
  • Waskom
  • Stetoskop
  • Sphygmomanometer
  • Musik (bila perlu)

Persiapan klien :

  • Posisi badan klien sesuai dengan kenyamanan klien

Persiapan perawat :

  • Rileks
  • Tenang
  • Menguasai kondisi klien
Kontraindikasi

Klien dengan perlukaan terbuka di area tengkuk

Proses pelaksanaan (prosedur Kompres Hangat Tengkuk) :

1. Jelaskan prosedur kepada klien

2. Siapkan peralatan dan cuci tangan

3. Posisikan klien untuk kenyamanan dan jaga privasi

4. Masukkan handuk ke dalam baskom yang diisi dengan air hangat

5. Peras handuk sampai tidak menetes lagi

6. Letakkan handuk yang sudah diperas pada tengkuk selama beberapa detik

7. Angkat handuk untuk melihat respon kulit awal terhadap terapi (Klien lansia memerlukan pemeriksaan pada saat prosedur lebih sering dari klien dewasa karena integritas kulit yang mungkin lebih rapuh)

8. Ganti kompres sesuai kebutuhan untuk mempertahankan kehangatan

9. Kaji ulang area kompres setiap 5 menit dengan mengangkat bagian sudut handuk kompres

10. Setelah klien merasa rileks hentikan tindakan kompres dan keringkan kulit

11. Posisikan Kembali klien pada posisi yang nyaman

12. Rapikan alat dan cuci tangan

13. Kemudian dokumentasikan tindakan (ukuran, lokasi dan penampilan area yang dikompres, status nyeri, durasi tindakan serta toleransi klien terhadap tindakan)

Diet randah garam lansia hipertensi

Diet rendah garam adalah suatu tindakan mengurangi konsumsi garam dalam diet sehari-hari yaitu maksimal 2 gram garam dapur.

Tujuan dari diet rendah garam adalah membantu menghilangkan retensi air dalam jaringan tubuh sehingga dapat menurunkan tekanan darah.

Persiapan

Persiapan alat :

  • Menu makan
  • Alat tulis kantor
  • Garam dan aneka makanan dengan kandungan natrium
  • Sendok makan
  • Cawan

Persiapan Klien :

  • Pastikan kesiapan mental dan fisik klien

Persiapan Perawat :

  • Rileks
  • Tenang
  • Menguasai kondisi klien
  • Menguasai materi

 

Kontraindikasi
  • Klien dengan hipotensi
  • Klien dengan penyakit diare
Proses pelaksanaan

Rasa makanan dapat diperkuat dengan menggunakan  bumbu lain yang tidak mengandung natrium, seperti :

  • Gula
  • Cuka
  • Bawang merah
  • Bawang putih
  • Jahe
  • Kunyit
  • Laos
  • Salam dan sebagainya

Pertanyaan Video

2
Created on By modelraga

Modul Cara Merawat Lansia dengan Hipertensi

1 / 4

Yang termasuk pada tanda dan gejala hipertensi, adalah:

2 / 4

Yang dikatakan hipertensi derajat 1 apabila tekanan darah atasnya sebesar:

3 / 4

Tujuan dari relaksasi napas dalam adalah

4 / 4

Kebutuhan garam pada Lansia yang menderita hipertensi ringan adalah:

Your score is

The average score is 50%

0%

Judul

Pengembangan Model Keperawatan Keluarga Santun Lansia terhadap Pencegahan Covid-19 pada Lansia dengan Masalah Penyakit Tidak Menular (PTM) yang Tinggal dengan Keluarga

l

Disusun oleh

  1. Dr. Etty Rekawati, S.Kp., M.KM.
  2. Prof. Dr. Junaiti Sahar., S.Kp., M.App.Sc., Ph.D
  3. Ns. Dwi Nurviyandari Kusumawati, S.Kep., MN.